Pemanfaatan Daun Jambu Air dan Eceng Gondok menjadi Biofoam

Authors

  • Dini Nur Maulida SMA Negeri 1 Karangtengah
  • Cahyani Faridhotus Sholekah SMA Negeri 1 Karangtengah
  • Ahmad Khanif

Keywords:

biofoam, biodegradable foam, daun jambu air, eceng gondok

Abstract

Styrofoam merupakan kemasan yang berasal dari bahan polimer plastik yang banyak digunakan oleh masyarakat. Penggunaan styrofoam yang besar memberikan masalah baru mengenai sampah sisa pemakaian. Oleh karena sampah dengan bahan styrofoam memerlukan penanganan khusus dalam pengolahan, dikembangkan biofoam (biodegradable foam). Biofoam menjadi produk pengganti styrofoam yang lebih ramah lingkungan karena pembuatan dari bahan alami dan mudah diurai oleh tanah. Pembuatan biofoam terdiri dari bahan utama pati dan serat. Pada penelitian ini serat yang digunakan adalah daun jambu air dan eceng gondok. Daun jambu air dan eceng gondok dipilih menjadi serat dalam pembuatan biofoam karena keberadaannya yang mudah ditemui di Kabupaten Demak dan masih minim pemanfaatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik biofoam dari daun jambu air dan eceng gondok. Metode pembuatan biofoam pada penelitian ini yaitu metode baking process dengan variasi takaran serat jambu air dan eceng gondok. Komposisi perbandingan daun jambu air dan eceng gondok yaitu 50:50; 30:70; 70:30. Sampel biofoam kemudian dilakukan pengujian seperti uji organoleptis, uji daya serap air dan uji biodegradabilitas. Biofoam dengan komposisi daun jambu air dan eceng gondok 70: 30 memiliki daya serap air terendah sebesar 24,02%. Biofoam pada komposisi tersebut memiliki persentase kemampuan terdegradasi di dalam tanah yang tertinggi yaitu 25,75% selama 3 minggu serta memiliki aroma khas daun jambu air yang lebih dominan.

References

Astuti, M. P., dan Heny, K. (2024). Karakterisasi Biodegradabel Foam dari Tepung Tapioka dan Ampas Teh. Jurnal Rekayasa Proses. 18 (1). 1-8.

Azizati, Z., Umi, R. N., & Arghob, K, H. (2024). Synthesis And Characterization Of Biodegradable Foam (Biofoam) From Taro Starch (Colocasia Aesculenta)-Chitosan. Jurnal Riset Kimia. 15 (2). https://doi.org/10.25077/jrk.v15i2.636

Bahri, S., Fitriani, Jalaluddin. (2021). Pembuatan biofoam dari ampas tebu dan tepung maizena. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 10 (1), 24-32

Berutu, F. L., Rozanna, D., Muhammad, Zainudin, G., & Nasrul, Z. A. (2022). Biofoam Berbahan Pati Sagu (Metroxylon rumpii m) Dengan Bahan Pengisi (Filler) Serat Batang Pisang dan Kulit Pisang Menggunakan Metode Thermopressing. Chemical Engineering Journal Storage, 2 (1), 61-70

Chofifa, Z. N., Fitri D. N., Jelita, M. H., Karina, H. P., & Heny, K. (2021). Pengolahan Limbah Jerami Sebagai Biofoam Pengganti Styrofoam Buah dan Box Kemasan Guna Mengurangi Limbah Jerami di Trenggalek. Jurnal Pengabdian Vokasi, 02 (02), 97-101

Darni, Y., Annisa, A., Herti, U., Lia, L., & Muhammad, H.(2021). Kajian Awal Pembuatan Biofoam Berbahan Baku Campuran Pati dan Batang Sorgum. Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri, 02(02), 13-19

Damayanti, H., Masturi, dan Ian, Y. (2015). Pemanfaatan Limbah Daun Jambu dan Polimer Alami Getah Karet Sebagai Bahan Alternatif Furniture. Jurnal Fisika. 5 (1):23-30

Hendrawati, N., Anna, R. S., & Ilmi, N. W. (2015). Pengaruh Penambahan Magnesium Stearat dan Jenis Protein Pada Pembuatan Biodegradable Foam Dengan Metode Baking Process. Jurnal Bahan Alam Terbarukan. 4 (2), 34-39. doi:10.15294/jbat.v4i2.4166

Hendrawati, N., Dewi E. N., & Santosa S. (2019). Karakterisasi Biodegradable Foam dari Pati Sagu Termodifikasi dengan Kitosan Sebagai Aditif. Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan. 3(1):47–52. doi:10.33795/JTKL.V3I1.100.

Hevira, L., Dinda, A., & Azimatur, R. (2021). Pembuatan Biofoam Berbahan Dasar Ampas Tebu dan Whey. Jurnal Kimia dan Kemasan. 43 (2), 75-81. http://dx.doi.org/10.24817/jkk.v43i2.6718

Marlina, R., Yuli, S., Sukma, S, K., Ahmad, S., Agustina, A, C., & Ismadi. (2021). Karakterisasi Komposit Biodegradable Foam dai Limbah Serat Kertas dan Kulit Jeruk untuk Aplikasi Kemasan Pangan. Jurnal Kimia dan Kemasan. 43 (1), 1-11. http://dx.doi.org/10.24817/jkk.v43i1.6765

Muharram, F. I. (2020). Penambahan Kitosan Pada Biofoam Berbahan Dasar Pati. EDUFORTECH. 5(2).

Nurillahi, R., Nazwa, A. M., Reski, L. P., Enny, N., Miftahul, K., & Andika, B. (2025). Perbandingan Hasil Biofoam dari Limbah Kulit Jagung dan Ampas Tebu Menggunakan Metode Pressing dan Screening. Warta Akab, 48 (2), 96-102

Wijaya, Lucky A., Nurhayati, & Sudarmanta. (2018). Uji Efektivitas Bioetanol menggunakan Eceng Gondok (Eichhornia crassipers) sebagai Bahan Bakar Campuran Bensin Terhadap Unjuk Kerja Mesin Generator. Jurnal Sains dan Seni ITS, 7, 2337-3520.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Nur Maulida, D., Cahyani Faridhotus Sholekah, & Ahmad Khanif. (2026). Pemanfaatan Daun Jambu Air dan Eceng Gondok menjadi Biofoam. Jurnal Kota Wali, 2(1), 47–56. Retrieved from https://jurnal.demakkab.go.id/kotawali/article/view/25

Issue

Section

Articles